NJakarta Lagi…

Setelah bulan Maret hingga Mei kemarin aku Njakarta, Sekarang aku melakukan hal yang sama lagi, mulai dari bulan September hingga Oktober. Setelah beberapa kali stay di Jakarta untuk urusan kerjaan, ada hal2 yang bisa ditarik manfaatnya. Salah satu yang terpenting adalah cara berpikir. Jangan pernah merasa bisa menaklukkan Jakarta, karena itu adalah misi mustahil. Berpikirlah … Lanjutkan membaca NJakarta Lagi…

Iklan

Merenungi Kemerdekaan

Tak akan ada habisnya. Mengartikan kata merdeka menjadi rangkaian kalimat kadang justru makin mengaburkan arti katanya. Merdeka itu ada di dalam hati, sekaligus di luar sana. Merdeka itu tentang kebebasan relatif yang dimaknai oleh setiap pribadi. Jangan mempersulit diri dengan definisi merdeka. Rasakan saja. Dan masing-masing pribadi akan menikmati kemerdekaannya dengan bebas. Dirgahayu Kemerdekaan RI … Lanjutkan membaca Merenungi Kemerdekaan

Film Indonesia yang Membumi

Film Indonesia semakin meriah. Penontonnya menunjukkan tren kenaikan mulai tahun 2016. Tema yang disajikan juga makin beragam. Ini adalah prestasi filmmaker yang layak diapresiasi, didukung, dan dipertahankan. Berbicara masalah tema. Sebetulnya khasanah tema yang bisa dan layak diangkat ke layar lebar cukup banyak. Dan tema-tema lokal daerah sebetulnya sangat beragam. Hal ini yang menjadi pokok … Lanjutkan membaca Film Indonesia yang Membumi

Menerka Selera Penonton Film Indonesia

Gampang-gampang susah menebak selera penonton Indonesia. Sejak kebangkitan film Indonesia pada sekitar tahun 1998, penonton film mulai terbagi menjadi 2, Yakni : Penonton film yang menonton karena ingin mendapat hiburan. Penonton film yang ingin mengapresiasi tontonan. Penonton film yang menempatkan film sebagai sarana hiburan inilah yang sampai saat ini menjadi 'sasaran empuk' para produser. Produser … Lanjutkan membaca Menerka Selera Penonton Film Indonesia

Melawan Hoax dengan Dagelan Subversif

Update diatas terinspirasi oleh info yang beredar tentang telur palsu. Banyak teman di medsos yang reshare atau mengkritisi info itu dengan analisa2 atau malah dengan emosional. Saya sih slow saja.... Saking slownya, maka saya membuat update itu. Urusan telor menjadi heboh. Maka saya membuat versi baru terhadap pemaknaan telor. Atau istilahnya berpikir subversif. Memberi pemaknaan … Lanjutkan membaca Melawan Hoax dengan Dagelan Subversif

Mau Gimana Lagi?

Kerlip-kerlip layar hape menghiasi malam. Kami berjubel, menikmati kepulangan dan kepergian. Sebuah pemandangan yang jarang saya temukan di Jogja, namun harus saya biasakan saat menjejak di kota Jakarta. Rasanya mampat, seperti saluran air yang tersumbat. Tapi apa mau dikata, ini memang harus dijalani. Mungkin pikiran saya ini sama dengan pikiran mereka yang ada di foto … Lanjutkan membaca Mau Gimana Lagi?

Wayang Kancil Sebagai Media Oto Kritik

Tanggal 5 Maret kemarin, kebetulan saya kedhapuk untuk menggelar wayang kancil di Balai Budaya Minomartani. Sebuah event regular sebulan sekali yang akan berlangsung sepanjang tahun 2018, dalam rangka mengenang dan menghormati almarhum Ki Ledjar Subroto, salah satu maestro wayang kancil. Untuk kali ini saya mengangkat lakon: Kancil Mbangun Kahyangan. Lakon ini pada awalnya saya buat … Lanjutkan membaca Wayang Kancil Sebagai Media Oto Kritik